Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis pelaksanaan pendampingan rohani melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Meneladani Kristus dan Hidup sebagai Anak Terang” bagi siswa kelas 3 SD Negeri 175761 Pulo Pakpahan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kondisi karakter siswa yang masih menunjukkan berbagai perilaku yang kurang mencerminkan nilai kekristenan seperti rendahnya pengendalian emosi, munculnya konflik antar teman, kurangnya kedisiplinan, dan minimnya pemahaman tentang nilai moral spiritual. Pendampingan rohani dirancang sebagai intervensi edukatif yang bertujuan menanamkan nilai kasih, kejujuran, kerendahan hati, ketaatan, dan perilaku hidup sebagai anak terang berdasarkan ajaran Alkitab, khususnya Efesus 5:8–9. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi kegiatan PKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program PKM memberikan dampak positif terhadap pemahaman anak tentang teladan Kristus, pengembangan perilaku moral, peningkatan kemampuan reflektif, serta terciptanya hubungan sosial yang lebih harmonis di lingkungan sekolah. Anak mulai mampu menyebutkan dan mempraktikkan tindakan benar secara konkret seperti tidak berbohong, saling membantu, meminta maaf, menghormati guru, dan menghindari perkelahian. Pendampingan ini juga berhasil mengubah suasana kelas menjadi lebih damai, suportif, dan kondusif bagi proses pembelajaran. Kesimpulannya, pendampingan rohani melalui PKM terbukti efektif dan layak dilanjutkan sebagai model pembinaan karakter Kristiani pada siswa sekolah dasar, serta menjadi contoh relevan bagi sekolah lain yang memerlukan pendekatan pendidikan spiritual yang menyenangkan, aplikatif, dan berbasis pengalaman.
Copyrights © 2026