Banjir bandang tidak hanya menimbulkan dampak fisik, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis siswa, khususnya berupa stres pascabencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas jasmani dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani sebagai faktor protektif terhadap stres siswa pascabjir bandang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian adalah 27 siswa dari satu kelas di SMP Negeri 1 Juli yang mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani pascabencana. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner aktivitas jasmani dan skala stres siswa, kemudian dianalisis melalui statistik deskriptif dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas jasmani siswa berada pada kategori sedang dengan keterlibatan siswa yang relatif baik, sementara tingkat stres siswa pascabjir bandang didominasi kategori sedang. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara aktivitas jasmani dan tingkat stres siswa, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi aktivitas jasmani dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, semakin rendah tingkat stres siswa. Berdasarkan temuan tersebut, aktivitas jasmani dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani berperan sebagai faktor protektif terhadap stres siswa pascabjir bandang pada konteks penelitian ini.
Copyrights © 2026