Latar belakang; Kehamilan merupakan pengalaman yang sangat ingin dirasakan oleh setiap wanita yang sudah berkeluarga dan kebanyakan wanita mengalami perubahan psikologis dan emosi. Beban psikologis yang dialami ibu hamil pada masa prenatal trimester III lebih banyak terjadi pada ibu primigravida dalam menjelang persalinannya salah satunya yaitu kecemasan yang lebih banyak terjadi pada masa prenatal trimester III. Anemia defisien pada ibu dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin/bayi saat kehamilan maupun setelahnya. Untuk mencegah anemia pada ibu hamil dapat dilakukan dengan cara nonfarmakologi yaitu dengan pemberian sari kurma dan madu. Tujuan; Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian sari kurma dan madu terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Sambirejo Kecamatan Binjai Tahun 2025. Metode; Metode penelitian bersifat Pra-eksperimental dengan pendekatan Two Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian ibu hamil trimester III yang mengalami anemia ≤ 10 gr% sebanyak 146 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan porposive sampling yaitu 20 responden terdiri dari 10 kelompok intervensi dan 10 kelompok kontrol. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil; Hasil penelitian menunjukkan mayoritas ibu hamil trimester III yang mengalami anemia kelompok intervensi pada Pretest sebanyak 6 responden anemia sedamg dan Posttest sebanyak 6 responden dengan anemia ringan, sedangkan kelompok kontrol pada Pretest sebanyak 4 responden anemia ringan dan Posttest sebanyak 7 responden normal. Hasil uji Mann-Whitnye Test menunjukkan nilai p-value = 0,000 < 0,05. Kesimpulan; Kesimpulan penelitian ada pengaruh pemberian sari kurma dan madu pada kelompok intervensi maupun kelompok kontrol terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Sambirejo Kecamatan Binjai Tahun 2025.
Copyrights © 2026