Studi ini bertujuan untuk menganalisis evolusi metodologi penelitian hadis dari periode klasik hingga kontemporer, dengan fokus pada teknik periwayatan, syarat-syarat periwayat, serta metode verifikasi sanad dan matan. Penelitian ini mengkaji secara komparatif pendekatan klasik seperti takhrij, kritik sanad, dan kritik matan, serta pendekatan kontemporer seperti studi tematik, historis-kritis, filologis, antropologis, dan living hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem periwayatan dan metodologi klasik telah membangun fondasi ketat dalam menjaga otentisitas hadis, sementara pendekatan kontemporer memperkaya kajian dengan perspektif multidisipliner. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi antara metodologi klasik dan kontemporer diperlukan untuk merespons tantangan keilmuan modern sekaligus menjaga otoritas teks keagamaan.
Copyrights © 2026