Kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) pada domain analisis (C4) merupakan tuntutan penting dalam pembelajaran geografi abad ke-21, namun implementasinya masih menghadapi tantangan, khususnya pada keselarasan antara pembelajaran dan asesmen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis capaian HOTS C4 siswa serta keterkaitannya dengan strategi kognitif yang digunakan dalam menjawab soal geografi pada materi interaksi keruangan desa kota. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data berasal dari hasil ulangan harian dan angket strategi kognitif siswa kelas XII di SMAN 3 Bukittinggi dengan jumlah sampel 132 siswa. Instrumen berupa soal esai level C4 yang dinilai menggunakan rubrik analitik berbasis konsep geografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kategori pemahaman rendah cenderung menggunakan strategi berbasis fakta, hafalan, dan pengetahuan spontan, sedangkan siswa dengan kategori pemahaman tinggi lebih dominan menggunakan konsep geografi dalam proses analisis. Selain itu, ditemukan perbedaan skor antara penilaian guru dan rubrik berbasis konsep, yang mengindikasikan bahwa penilaian tanpa indikator konseptual berpotensi menggelembungkan estimasi kemampuan C4. Penelitian ini menyimpulkan bahwa capaian HOTS C4 dalam pembelajaran geografi sangat ditentukan oleh aktivasi konsep geografi serta keselarasan antara tujuan pembelajaran, strategi pengajaran, dan desain asesmen. Temuan ini menegaskan pentingnya penggunaan rubrik analitik berbasis konsep untuk mengukur kemampuan analisis secara lebih valid dan diagnostik.
Copyrights © 2026