Perkembangan konstruksi panel beton pracetak menunjukkan potensi signifikan dalam meningkatkan efisiensi waktu, mutu, dan keberlanjutan pembangunan. Namun, kinerja struktural sistem ini sangat dipengaruhi oleh perilaku panel dan terutama oleh sistem sambungan yang menghubungkan antar panel menjadi satu kesatuan bangunan. Penelitian ini mengkaji perilaku struktural panel beton pracetak dan mengevaluasi kinerja berbagai tipe sambungan berdasarkan hasil kajian eksperimental dan numerik. Metode yang digunakan berupa analisis konseptual terhadap hasil-hasil penelitian terdahulu yang mengkaji respons panel dan sambungan beton pracetak terhadap beban lateral dan seismik. Pembahasan difokuskan pada karakteristik perilaku panel, klasifikasi sambungan, serta perbandingan kinerja sambungan berdasarkan hasil pengujian laboratorium dan pemodelan numerik. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem sambungan berperan dominan dalam menentukan kapasitas, daktilitas, dan kemampuan disipasi energi struktur. Sambungan berbasis gesekan dengan mekanisme disipasi energi menunjukkan kinerja unggul dalam mereduksi respons seismik, sedangkan sambungan basah cenderung mendekati perilaku monolit.
Copyrights © 2026