Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan suatu model pembelajaran yang sesuai dan dapat membantu pengguasaan konsep belajar dalam pembelajaran khususnya untuk penyelesaian materi ekskresi di kelas X1 SMA, sehingga proses pembelajaran akan optimal dan akhirnya dapat meningkatkan berfikir kritis siswa. Populasi terjangkau pada penelitianini adalah siswa kelas X1 dari satu sekolah yang terletak di Wilayah Bogor yaitu SMA Negeri Taman Sari Bogor. Sampelpenelitian diperoleh melalui Multi Stage Sampling,yaitu pemilihan kelas secara random untuk menjadi kelas eksperimen dankelas kontrol, dilanjutkan dengan pengelompokan siswa masing-masing kelas kedalam dua kelompok model pembelajaran yang berbeda (bebas modifikasi dan terbimbing).Karena masing-masing kelas sampel berjumlah 32 siswa, maka dari 32 siswa di bagi lagi menjadi 16 orang siswa kelas kontrol dan 16 siswa kelas eksperiment Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain factorial 2x 2 dengan tiga variabel yang terdiri dari dua variable bebas, yaitumodel pembelajaran bebas modifikasi terbimbing dan variable terikat, yaitu berfikir kritis. Pengumpulan data dilakukandengan teknik dokumentasi (variable model pembelajaran INKUIRI), tehnik instrumen menggunakan tes 25 soal.menggunakan teknik ANOVA dua jalur. Sebelum data dianalisis, terlebih dahulu dilakukan analisis statistic deskriptifdan uji persyaratan data (uji normalitas dan uji homogenitas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat perbedaanberfikir kritis siswa yang diajar dengan model pembelajaran INKUIRI (bebas modifikasi) (2) Terdapat perbedaan berfikir kritis siswa yang pengguasaan konsep tinggi dan pengguasaan konsep rendah (3) Terdapat pengaruh interaksi model pembelajaran INKUIRI dan pengguasaan konsep belajar terhadap berfikir kritis Berdasarkan hasil analisis di atas, makadapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaranI NKUIRI dan pengguasaan konsep terhadap berfikir kritis siswa.
Copyrights © 2026