Manajemen sumber daya manusia dalam proyek konstruksi teknik sipil merupakan faktor strategis yang berpengaruh langsung terhadap produktivitas dan keselamatan kerja. Kajian ini bertujuan menganalisis secara mendalam bagaimana strategi pengelolaan tenaga kerja dapat meningkatkan kinerja proyek melalui perencanaan berbasis kompetensi, pelatihan, kepemimpinan lapangan, serta penerapan sistem keselamatan kerja yang terintegrasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi literatur kualitatif dengan menelaah berbagai publikasi akademik, jurnal, dan prosiding yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa produktivitas tenaga kerja meningkat ketika perencanaan dilakukan secara presisi, pelatihan berbasis tugas diterapkan, serta kepemimpinan lapangan mampu menjaga ritme kerja. Di sisi lain, keselamatan kerja terjaga melalui penerapan sistem manajemen K3, budaya pelaporan non-punitive, serta koordinasi lintas kontraktor yang konsisten. Integrasi teknologi digital seperti BIM dan aplikasi mobile juga memperkuat pengawasan serta pengambilan keputusan berbasis data. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya manusia bukan sekadar fungsi administratif, melainkan instrumen strategis yang menentukan keberhasilan proyek konstruksi sipil secara menyeluruh. Implikasi penelitian ini adalah perlunya kebijakan SDM yang adaptif, berorientasi pada kompetensi, serta mampu membangun budaya produktivitas dan keselamatan kerja yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026