Kearifan lokal memiliki potensi besar sebagai sumber kontekstual dalam pengembangan penelitian mahasiswa, namun pemanfaatannya masih belum optimal di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan kearifan lokal sebagai dasar pengembangan penelitian ilmiah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui kuliah tamu interaktif yang mencakup pemaparan materi, diskusi, dan refleksi kritis terhadap potensi kearifan lokal di wilayah Sumbawa, dengan analisis dilakukan secara deskriptif berdasarkan partisipasi dan respons peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai konsep kearifan lokal, kemampuan mengidentifikasi potensi lokal sebagai objek penelitian, serta munculnya gagasan penelitian yang relevan dengan konteks sosial dan budaya setempat. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa kuliah tamu berbasis kearifan lokal efektif dalam memperkuat literasi penelitian mahasiswa dan mendorong penelitian yang kontekstual dan berkelanjutan. Implikasi keilmuan dari kegiatan ini adalah penguatan paradigma penelitian berbasis lokalitas di perguruan tinggi, serta rekomendasi integrasi kearifan lokal secara sistematis dalam pembelajaran metodologi penelitian
Copyrights © 2026