Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Development of Virtual Science Learning Media Assisted by Musschenbroek Tools on Length Expansion Material Lugi, Fitriana
International Journal of Science Education and Science Vol. 1 No. 2 (2024): September
Publisher : Balai Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56566/ijses.v1i2.226

Abstract

This research was conducted in response to the lack of science learning media, particularly in physics materials, that can engage students' interest during the learning process. The purpose of this research is to develop virtual science learning media on the topic of linear expansion. The research method applied is research and development using the 4D model. In this study, a linear expansion tool was created. The research was conducted by developing a science e-module as learning media using the Flip Pdf application.
Pemanfaatan Kearifan Lokal untuk Pengembangan Penelitian Mahasiswa Supratman; Mulyani, Dita Tri; Juanda, Juanda; Satriawansyah, Tri; Lugi, Fitriana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Januari-JPM
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/jpm.v4i1.175

Abstract

Kearifan lokal memiliki potensi besar sebagai sumber kontekstual dalam pengembangan penelitian mahasiswa, namun pemanfaatannya masih belum optimal di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan kearifan lokal sebagai dasar pengembangan penelitian ilmiah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui kuliah tamu interaktif yang mencakup pemaparan materi, diskusi, dan refleksi kritis terhadap potensi kearifan lokal di wilayah Sumbawa, dengan analisis dilakukan secara deskriptif berdasarkan partisipasi dan respons peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai konsep kearifan lokal, kemampuan mengidentifikasi potensi lokal sebagai objek penelitian, serta munculnya gagasan penelitian yang relevan dengan konteks sosial dan budaya setempat. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa kuliah tamu berbasis kearifan lokal efektif dalam memperkuat literasi penelitian mahasiswa dan mendorong penelitian yang kontekstual dan berkelanjutan. Implikasi keilmuan dari kegiatan ini adalah penguatan paradigma penelitian berbasis lokalitas di perguruan tinggi, serta rekomendasi integrasi kearifan lokal secara sistematis dalam pembelajaran metodologi penelitian
Pendidikan Lingkungan Berbasis Nilai Lokal Samawa untuk Menumbuhkan Literasi Lingkungan Peserta Didik Supratman, Supratman; Ubaidullah, Ubaidullah; Muslimin, Muslimin; Safitri, Ade; Satriawansyah, Tri; Rusdianto, Rusdianto; Lugi, Fitriana
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i1.3796

Abstract

Rendahnya literasi lingkungan pada peserta didik masih menjadi tantangan dalam pendidikan. Salah satu pendekatan yang dinilai relevan adalah mengintegrasikan nilai-nilai lokal sebagai landasan pembelajaran agar materi lingkungan lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Studi ini bertujuan mendeskripsikan konsep dan strategi implementasi pendidikan lingkungan berbasis nilai-nilai lokal Budaya Samawa dalam menumbuhkan literasi lingkungan peserta didik. Kajian ini menggunakan metode studi literatur dan analisis konseptual terhadap sumber-sumber terkait pendidikan lingkungan, literasi lingkungan, serta kearifan lokal Samawa. Hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai local seperti prinsip hidup selaras dengan alam, tanggung jawab sosial, gotong royong, serta etika pemanfaatan sumber daya dapat memperkuat tiga dimensi literasi lingkungan, yaitu pengetahuan, sikap, dan perilaku pro-lingkungan. Implementasi dapat dilakukan melalui pengembangan bahan ajar kontekstual, pembelajaran berbasis proyek dan masalah yang mengangkat isu lingkungan setempat, kegiatan berbasis komunitas/sekolah (misalnya program kebersihan, konservasi, dan pengelolaan sampah), serta penilaian autentik yang menilai perubahan perilaku. Integrasi nilai-nilai Budaya Samawa tidak hanya meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap isu lingkungan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian dan kebiasaan nyata dalam menjaga lingkungan. Dengan demikian, pendidikan lingkungan berbasis nilai-nilai lokal Budaya Samawa berpotensi menjadi model pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan berkelanjutan untuk meningkatkan literasi lingkungan peserta didik.