Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap struktur simbolik yang terkandung dalam syair elegi Al-Khansa melalui pendekatan semiotik Ferdinand de Saussure. Fokus analisis diarahkan pada puisi “al-Majdu Ḥillatahu” yang diambil dari Dīwān al-Khansāʾ, dengan menelusuri relasi antara penanda dan petanda dari ungkapan-ungkapan simbolik yang mencerminkan nilai emosional, religius, budaya, dan gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol-simbol seperti air mata, mata, waktu, perjalanan, dan sosok saudara tidak hanya merepresentasikan kesedihan personal, melainkan juga sarat makna kolektif dan spiritual dalam budaya Arab pra-Islam dan awal Islam. Simbol-simbol tersebut memuat nilai karakter seperti keberanian, ketabahan, kesetiaan, dan harapan, yang dapat dijadikan dasar penguatan pendidikan karakter dalam pengajaran sastra Arab. Penelitian ini juga menegaskan bahwa pendekatan semiotik tidak hanya memperkaya khazanah kritik sastra Arab klasik, tetapi juga memberikan landasan metodologis untuk integrasi nilai-nilai moral dalam kurikulum pendidikan bahasa Arab kontemporer.
Copyrights © 2025