Pertanian Indonesia menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan, terutama akibat pertumbuhan populasi, perubahan iklim global, keterbatasan lahan, serta degradasi kualitas tanah. Agroteknologi hadir sebagaisalah satu solusi strategis yang memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan produksi pertanian. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran inovasi agroteknologi dalam mendukung ketahanan pangan nasional, dengan fokus pada pemuliaan tanaman, mekanisasi pertanian, penggunaan pupuk hayati dan biopestisida, serta penerapan digitalisasi dalam sektor pertanian. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dari jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan data resmi pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi agroteknologi berkontribusi signifikan dalam meningkatkan hasil panen padi, jagung, dan kelapa sawit, serta mendukung efisiensi penggunaan sumber daya. Namun, penerapannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan akses petani kecil terhadap teknologi, biaya investasi yang tinggi,serta perlunya dukungan kebijakan pemerintah yang konsisten. Artikel ini menyimpulkan bahwa keberhasilan agroteknologi dalam mendukung produktivitas pertanian di Indonesia sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, akademisi, industri, dan petani. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya program penyuluhan dan transfer teknologi yang lebih masif agar inovasi agroteknologi dapat diterapkan secara merata di seluruh wilayah Indonesia
Copyrights © 2025