Kekerasan, perundungan, dan intoleransi yang dikenal sebagai Tiga Dosa Besar Pendidikan, masih menjadi permasalahan serius di lingkungan sekolah, khususnya pada jenjang sekolah dasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar tentang pencegahan tiga dosa besar pendidikan melalui pendekatan edukatif yang interaktif. Dengan menggunakan pendekatan service learning, kegiatan ini terdiri dari 6 tahap pelaksanaan meliputi observasi dan identifikasi, wawancara, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan publikasi. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 005 Lingga dengan melibatkan 26 siswa, guru, mahasiswa KKN STISIPOL Raja Haji, beserta dosen pendamping lapangan sebagai narasumber. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai bentuk, dampak, dan cara mencegah kekerasan, perundungan, serta intoleransi. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran siswa, tetapi juga memperkuat peran sekolah dan masyarakat dalam menciptakan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan. Edukasi pencegahan tiga dosa besar pendidikan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung terciptanya iklim sekolah yang sehat dan ramah anak.
Copyrights © 2025