Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Vol. 11 No. 1 (2026): Januari 2026

MESENTERIUM: ORGAN BARU DENGAN BERBAGAI IMPLIKASI KLINIS

Setiawati, Lenny (Unknown)
Salma, Nabila Maudy (Unknown)
Mediana, Dian (Unknown)



Article Info

Publish Date
14 Jan 2026

Abstract

Mesenterium merupakan lipatan peritoneal yang menggantung usus ke dinding posterior abdomen. Review ini disusun untuk merangkum perkembangan terkini dalam anatomi, embriologi, fungsi mesenterium, serta relevansinya dengan praktik klinis modern. Metode yang digunakan berupa pencarian literatur yang dilakukan pada basis data PubMed, Scopus, dan Web of Science untuk artikel yang diterbitkan dalam dua dekade terakhir dengan menggunakan kata kunci mesentery, mesenteric organ, mesenteric lymph nodes, immunology, dan regenerative medicine. Makalah yang relevan dinilai secara kritis dan disintesis untuk memberikan tinjauan integratif. Hasilnya ditemukan bahwa mesenterium telah memenuhi syarat sebagai organ yang kontinu dari fleksura duodeni hingga ke mesorektum dan berfungsi sebagai tempat yang menyalurkan pembuluh darah, limfatik, dan saraf dari dan ke usus. Secara embriologis, ia bahkan berperan penting dalam menentukan posisi usus dan pola vaskular. Secara fungsional, mesenterium aktif secara metabolik, terspesialisasi secara imunologis, dan berkontribusi dalam inflamasi sistemik serta regulasi metabolik. Secara klinis, pendekatan berbasis mesenterium telah berhasil menurunkan kekambuhan pada penyakit Crohn dan kanker kolorektal. Bahkan, bukti yang muncul menunjukkan vesikel ekstraseluler dan sel stroma dari mesenterium dapat dijadikan komponen yang menjanjikan dalam pengobatan kedokteran regeneratif. Sebagai kesimpulan, mesenterium harus dipandang sebagai organ tersendiri dengan peran fundamental dalam fisiologi usus, imunitas, dan homeostasis sistemik. Signifikansi klinis dan translasinya melampaui anatomi bedah hingga ke ranah kedokteran regeneratif, yang menggarisbawahi perlunya penelitian lebih lanjut untuk memaksimalkan potensi terapeutiknya.

Copyrights © 2026