Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial

Konflik Sosial Kekerasan Bersenjata dan Keamanan Masyarakat Sipil Di Intan Jaya Papua

Imelda Azari, Aura (Unknown)
Indah Septia Putri, Savira (Unknown)
Faradiba, Sylvia (Unknown)
Raynasywa Rasalhague, Maheswari (Unknown)
Aditya Hendrayana, Dimas (Unknown)
Aris Widodo, Pramudita (Unknown)
Auliyaul Haq, Nabila (Unknown)
Subianto, Agus (Unknown)



Article Info

Publish Date
14 Jan 2026

Abstract

Konflik di Intan Jaya, Papua Tengah, mengalami peningkatan sejak akhir tahun 2019 dan hingga kini menjadi salah satu konflik bersenjata paling kompleks di Indonesia. Konflik yang melibatkan pasukan keamanan negara dan kelompok bersenjata TPNPB/KKB ini menimbulkan dampak signifikan bagi warga sipil, seperti pengungsian massal, terganggunya akses pendidikan dan layanan kesehatan, serta trauma sosial yang berkepanjangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akar penyebab konflik di Intan Jaya serta mengevaluasi respons negara terhadap konflik tersebut dengan menggunakan pendekatan teoritis konflik dan resolusi konflik. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang bersumber dari jurnal akademik, laporan Komnas HAM, media kredibel, serta penelitian terdahulu terkait konflik Papua dan kasus serupa seperti Nduga, Poso–Sigi, Rempang, dan Wadas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik tidak semata-mata berakar pada persoalan keamanan, melainkan juga dipengaruhi oleh ketidakadilan historis, marginalisasi sosial, dan ketimpangan pembangunan yang dialami masyarakat Papua. Pendekatan negara yang cenderung militeristik justru meningkatkan ketegangan dan memperdalam ketidakpercayaan masyarakat. Melalui teori konflik struktural Karl Marx, penelitian ini mengidentifikasi ketimpangan relasi kekuasaan dan penguasaan sumber daya sebagai pemicu utama konflik. Sementara itu, Teori Identitas Sosial dan Teori Resolusi Konflik menegaskan pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar manusia. Studi ini menyimpulkan bahwa penyelesaian konflik memerlukan pendekatan yang humanis, dialogis, serta pembangunan yang adil dan inklusif dengan melibatkan masyarakat lokal secara bermakna.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jp

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences Other

Description

JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial menerbitkan artikel ilmiah pendidikan dan ilmu sosial berdasarkan hasil penelitian dan hasil kajian pustaka. Jurnal ini menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa inggris. Terbit 4 kali setiap tahun pada bulan Januari, Maret, Juli, dan ...