Peningkatan produksi batubara di PT Cipta Kridatama site Dizamatra Powerindo memerlukan penambahan area Run of Mine (ROM) untuk menampung kelebihan produksi. ROM 4 sebagai area timbunan baru belum memiliki data teknis terkait daya dukung tanah, tinggi maksimum timbunan, dan kestabilan lereng. Penelitian ini bertujuan mengkaji kondisi geoteknik ROM 4 melalui uji berat volume batubara dan Dynamic Cone Penetrometer (DCP) untuk menentukan tinggi timbunan yang optimal. Analisis kestabilan lereng dilakukan menggunakan empat metode Limit Equilibrium Method (LEM): Bishop, Janbu, Morgenstern-Price, dan Spencer. Hasil penelitian menunjukkan desain optimal timbunan ROM 4 memiliki tinggi maksimum 17 meter, sudut lereng 36°, dan kapasitas 511.594,44 ton. Nilai faktor keamanan (FK) pada kondisi statis >1,3 dan dinamis >1,1. Metode Janbu menghasilkan nilai FK terkecil dibandingkan metode lainnya. Nilai FK setelah pembebanan menurun dibanding sebelum pembebanan akibat pengaruh beban tambahan terhadap kestabilan lereng. Secara keseluruhan, lereng ROM 4 dinyatakan aman dan sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM No. 1827/K/30/MEM/2018.
Copyrights © 2026