Disseminated Intravascular Coagulation (DIC) merupakan aktivasi sistemik koagulasi yang disertai kerusakan endotel vaskular. Aktivasi koagulasi sistemik ini berawal di tingkat mikrovaskular, berkembang, dan kemudian berdampak luas pada pembuluh darah kecil hingga sedang. Kondisi ini merupakan gangguan koagulasi dan fibrinolisis yang dinamis, dapat berkembang dari fase terkompensasi menjadi dekompensasi, dan sering disalahartikan sebagai sekadar gangguan hemostasis. Walaupun DIC tergolong kompleks dan jarang terjadi, pengetahuan mengenai kondisi ini tetap penting bagi remaja, terutama karena gigitan ular dapat memicu terjadinya DIC. Tujuan dari pelaksanaan Pendidikan kesehatan dilaksanakan untuk meningkatkan wawasan siswa mengenai DIC serta kemampuan mengenali tanda bahaya pada diri sendiri maupun orang di sekitarnya. Metode yang digunakan adalah metode edukatif melalui pemberian materi mengenai DIC dan pertolongan pertama pada gigitan ular. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa, yang ditunjukkan melalui nilai post-test yang lebih baik. Dengan demikian, pendidikan kesehatan ini mengenai DIC efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan siswa terhadap risiko gigitan ular dan kemungkinan komplikasinya.
Copyrights © 2026