Syipa Ananta Zahra
Institut Kesehatan Rajawali

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan tentang DIC terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa SMA Handayani 1 Pameungpeuk Theophylia Melisa Manumara; Zahra Laila Junistiani; Syipa Ananta Zahra; Sindi Sri Ajeng; Nela Nuraeni; Muhammad Arif Rahman; Lania Langsa Firmansah; Gina Aprilianti; Omat Nurohmat
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/n0mrg633

Abstract

Disseminated Intravascular Coagulation (DIC) merupakan aktivasi sistemik koagulasi yang disertai kerusakan endotel vaskular. Aktivasi koagulasi sistemik ini berawal di tingkat mikrovaskular, berkembang, dan kemudian berdampak luas pada pembuluh darah kecil hingga sedang. Kondisi ini merupakan gangguan koagulasi dan fibrinolisis yang dinamis, dapat berkembang dari fase terkompensasi menjadi dekompensasi, dan sering disalahartikan sebagai sekadar gangguan hemostasis. Walaupun DIC tergolong kompleks dan jarang terjadi, pengetahuan mengenai kondisi ini tetap penting bagi remaja, terutama karena gigitan ular dapat memicu terjadinya DIC. Tujuan dari pelaksanaan Pendidikan kesehatan dilaksanakan untuk meningkatkan wawasan siswa mengenai DIC serta kemampuan mengenali tanda bahaya pada diri sendiri maupun orang di sekitarnya. Metode yang digunakan adalah metode edukatif melalui pemberian materi mengenai DIC dan pertolongan pertama pada gigitan ular. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa, yang ditunjukkan melalui nilai post-test yang lebih baik. Dengan demikian, pendidikan kesehatan ini mengenai DIC efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan siswa terhadap risiko gigitan ular dan kemungkinan komplikasinya.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Kesehatan Jiwa melalui Penyuluhan Kesehatan di Kelurahan Cibabat, Kota Cimahi Rizky Gumilang Pahlawan; Septia Putri Hartanti; Zahra Laila Junistiani; Syipa Ananta Zahra; Desi Novitasari; Agustina Hermawanti; Turindah Turindah; Ahmad Adhi Karya
Protein : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan.  Vol. 4 No. 3 (2026): Juli : Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/protein.v4i3.2305

Abstract

Mental health is an important aspect of overall well-being that influences how individuals think, behave, and interact with others. The increasing prevalence of mental disorders at both global and national levels indicates that mental health remains a significant public health concern. Limited public knowledge about mental health can hinder prevention, early detection, and proper management of mental disorders. This community service activity aimed to improve public knowledge and awareness regarding the importance of maintaining mental health. The activity was conducted on May 23, 2026, in Cibabat Village, North Cimahi District, involving 25 community members. Educational methods included lectures, discussions, question-and-answer sessions, and the use of supporting media such as leaflets and PowerPoint presentations. The results showed that participants were actively involved throughout the activity and demonstrated increased understanding of mental health concepts, risk factors, signs and symptoms of mental disorders, and prevention strategies. Continuous mental health education involving families and community members is recommended to strengthen awareness, enhance early detection, and support the promotion of mental well-being in the community.