Generasi Z tumbuh dalam era teknologi yang sangat pesat, di tengah arus informasi global yang deras serta dinamika sosial yang terus berubah. Fenomena ini memunculkan tantangan serius dalam pembentukan karakter moral, seperti menurunnya religiusitas, meningkatnya sikap individualis, dan melemahnya empati sosial. Dalam konteks ini, kehadiran guru ngaji menjadi sangat penting sebagai pendidik akhlak dan penjaga nilai-nilai keislaman. Kajian ini dilakukan melalui pendekatan studi literatur dengan merujuk pada berbagai sumber ilmiah di bidang pendidikan dan keagamaan. Hasil studi menunjukkan bahwa guru ngaji berkontribusi besar dalam menanamkan akhlak terpuji melalui pendekatan spiritual, komunikatif, dan berkesinambungan. Dengan demikian, guru ngaji menjadi jembatan antara ajaran Islam dan kebutuhan moral generasi muda saat ini. Oleh sebab itu, penguatan peran guru ngaji dalam sistem pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman sangat diperlukan.
Copyrights © 2025