Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya isu stigma sosial yang memandang program studi rumpun ilmu sosial, seperti Pendidikan Sosiologi, sebagai program studi yang menghasilkan lulusan kurang kompeten dan tidak sesuai dengan kebutuhan pasar kerja di masa kini. Stigma tersebut sering kali mendistorsi optimisme karier mahasiswa sehingga menimbulkan penyesalan terhadap pilihan studinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh stigma sosial terhadap optimisme karier lulusan Pendidikan Sosiologi serta mengeksplorasi pengalaman dan strategi adaptasi mereka dalam menghadapi stigma tersebut. Penelitian ini menggunakan desain campuran dengan metode paralel-konvergen yang mengintegrasikan data kuantitatif dan data kualitatif untuk memperoleh hasil yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma sosial berpengaruh signifikan terhadap optimisme karier, meskipun tingkat stigma sosial yang dirasakan responden menunjukkan level yang rendah dengan tingkat optimisme karier yang tinggi. Kondisi ini dipengaruhi oleh mekanisme adaptif dalam mengelola stigma sosial menjadi dorongan untuk mengembangkan potensi, dukungan oleh lingkup sosial, hingga pengalaman atas reorientasi untuk mengembangkan kompetensi yang sesuai dengan konteks sosial. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan kepada Komisi X DPR RI untuk merumuskan kebijakan strategis dalam mengatasi stigma sosial terhadap program studi rumpun sosial dan humaniora di pendidikan tinggi di Indonesia.
Copyrights © 2025