Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mentransformasi tata kelola dapur dan standarisasi menu di ‘Aisyiyah Boarding School (ABS) Bandung. Permasalahan utama mencakup belum diterapkannya Good Manufacturing Practices (GMP) dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), pemborosan bahan baku ±15%, serta ketiadaan standar menu bergizi seimbang. Metode yang digunakan adalah riset aksi partisipatif (Participatory Action Research/PAR) dengan pendekatan pelatihan, pendampingan, dan implementasi sistem digital pencatatan stok serta perencanaan menu. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor kompetensi staf dari rata-rata 2,13 (pre-test) menjadi 4,53 (post-test), dengan peningkatan tertinggi pada aspek HACCP (+2,7) dan GMP (+2,6). Efisiensi penggunaan bahan baku meningkat ±15%, serta kepuasan santri terhadap variasi menu juga meningkat. Program ini menjadi model praktik baik transformasi dapur pesantren modern yang dapat direplikasi di lembaga serupa.
Copyrights © 2026