Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam meningkatkan mutu pendidikan di Sekolah Dasar di Indonesia. MBS merupakan bentuk desentralisasi pendidikan yang memberikan otonomi luas kepada sekolah dalam mengelola sumber daya pendidikan, termasuk kurikulum, keuangan, dan tenaga pendidik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MBS memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran, partisipasi masyarakat, dan akuntabilitas pengelolaan dana sekolah. Namun, pelaksanaan MBS di Sekolah Dasar masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan kompetensi kepala sekolah, rendahnya pemahaman guru terhadap prinsip-prinsip MBS, serta minimnya dukungan masyarakat. Upaya strategis yang perlu dilakukan antara lain adalah pelatihan manajemen pendidikan bagi kepala sekolah, pemberdayaan komite sekolah dalam proses pengambilan keputusan, serta peningkatan alokasi dana pendidikan oleh pemerintah daerah. Selain itu, penguatan kolaborasi antara sekolah dan masyarakat serta optimalisasi penggunaan teknologi informasi dalam pengelolaan sekolah menjadi faktor pendukung utama dalam keberhasilan implementasi MBS.
Copyrights © 2025