Tekanan darah tinggi menjadi faktor risiko penting penyakit kardiovaskular yang berdampak pada produktivitas pekerja. Pekerja bagian produksi PT XY Plant Jakarta memiliki karakteristik pekerjaan statis, repetitif, berorientasi target, serta sistem kerja Shift yang berpotensi meningkatkan risiko gangguan tekanan darah, sehingga perlu dilakukan kajian khusus. Studi ini bertujuan untuk menganalisis faktor determinan yang berhubungan dengan tekanan darah pada pekerja bagian produksi di PT XY Plant Jakarta. Penelitian ini menerapkan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional pada 81 pekerja bagian produksi melalui total sampling. Data dianalisis menggunakan uji korelasi pearson, korelasi spearman, t-test, ANOVA, serta regresi linier berganda untuk menentukan faktor dominan. Ada hubungan signifikan antara usia (p = 0,0001), jenis kelamin (p-value = 0,003), status gizi (p-value = 0,0001), durasi tidur (p=0,0001), masa kerja (p=0,0001), dan beban kerja fisik (p=0,0001) dengan tekanan darah. Analisis regresi linier berganda mengidentifikasi bahwa durasi tidur (B=-8,993), status gizi (B=0,600), dan masa kerja (B=0,562) merupakan faktor dominan yang mempengaruhi terhadap tekanan darah setelah dikontrol oleh variabel lainnya, dengan durasi tidur sebagai faktor yang paling berpengaruh. Durasi tidur merupakan faktor paling dominan yang memengaruhi tekanan darah pekerja, di mana kurang tidur berhubungan dengan peningkatan tekanan darah. Oleh sebab itu, diperlukan pengaturan waktu kerja dan istirahat yang lebih optimal serta edukasi pentingnya tidur cukup dan gaya hidup sehat untuk menjaga tekanan darah dan produktivitas pekerja
Copyrights © 2026