Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara self-efficacy dan academic performance terhadap digital competence. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel 402 responden. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria (1) mahasiswa aktif di seluruh Indonesia dengan rentang usia 18 hingga 25 tahun; (2) menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran yang mencakup penggunaan platform pembelajaran online, aplikasi edukasi, dan sumber daya digital lainnya; (3) memiliki akses ke ponsel pintar atau laptop untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Analisis data menggunakan Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Penelitian ini menemukan bahwa self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap digital competence mahasiswa yang berarti bahwa mahasiswa dengan tingkat self-efficacy yang lebih tinggi cenderung memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menggunakan teknologi digital. Namun, academic performance tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap digital competence, hal ini mengindikasikan bahwa prestasi akademik tidak selalu mencerminkan kemampuan digital. Temuan ini menekankan pentingnya pengembangan self-efficacy dalam konteks pendidikan tinggi, sementara hubungan antara academic performance dan digital competence bersifat kompleks dan tidak saling mempengaruhi.
Copyrights © 2025