Mahasiswa baru berada pada masa transisi yang rentan mengalami perubahan pola perilaku hidup sehat, terutama terkait kualitas tidur, stres akademik, dan aktivitas fisik. Penelitian menunjukkan bahwa perilaku tersebut berhubungan dengan performa akademik dan kesehatan mental mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas tidur, tingkat stres akademik, dan aktivitas fisik mahasiswa baru Program Studi D4 Promosi Kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan potong lintang pada 60 mahasiswa baru. Data diperoleh melalui kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), kuesioner stres akademik, serta kuesioner aktivitas fisik berdasarkan pedoman GPAQ. Analisis dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas mahasiswa tidur pada pukul 22.00–23.59 dengan durasi 5–8 jam meskipun 55% menilai kualitas tidur mereka sangat buruk. Gangguan tidur yang paling umum adalah mimpi buruk, mendengkur, dan insomnia. Stres akademik tergolong tinggi, ditandai kekhawatiran terhadap IPK (82,7% selalu/sering), kecemasan menghadapi ujian (76,7%), serta kesulitan memahami materi. Aktivitas fisik cukup baik, di mana 58,3% melakukan aktivitas fisik berat dan 81,7% aktivitas fisik ringan. Mahasiswa baru menunjukkan kualitas tidur yang buruk, tingkat stres akademik yang tinggi, dan aktivitas fisik yang cukup tetapi tidak merata.
Copyrights © 2026