UD, Sanfat adalah perusahaan yang memproduksi minuman Jamu Sinom dari bahan-bahan tradisional. Perusahaan ini sering mengalami kesulitan dalam mendapatkan bahan baku kunyit. Jika hal ini terjadi, tentu akan meningkatkan biaya produksi Jamu Sinom. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengendalian bahan baku menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP) dan Moving Average Forecast untuk menentukan kebutuhan bahan baku di masa mendatang. Selama periode ini, perusahaan membeli rata-rata 75,0 kg. Biaya pemesanan adalah Rp.160.000 dan biaya penyimpanan adalah Rp.500.000. Total biaya persediaan bahan baku dalam 1 tahun adalah Rp. 11.600.000. Berdasarkan perhitungan dan analisis yang dilakukan menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP) dengan teknik penentuan ukuran lot, yaitu lot-for-lot dan Economic Order Quantity (EOQ), perhitungan lot-for-lot menghasilkan total biaya sebesar Rp. 17.820.000 dan perhitungan EOQ menghasilkan total biaya sebesar Rp. 8.140.000. Pesanan bahan baku minimum adalah EOQ, yang dapat digunakan sebagai solusi pengendalian bahan baku untuk produk herbal Sinom di UD. Sanfaat.
Copyrights © 2026