Latar belakang: Penelitian ini berfokus pada permasalahan kinerja karyawan dengan mengkaji pengaruh beban kerja terhadap kinerja di kantor konsultan pajak. Studi ini bertujuan membandingkan kinerja karyawan yang menangani tiga kasus dengan mereka yang menangani lima kasus selama periode tiga bulan. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan kelompok non-ekivalen. Sampel penelitian terdiri dari 32 karyawan yang dipilih secara acak dari sebuah firma konsultan pajak. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi kinerja karyawan yang telah divalidasi sebelumnya. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji independent samples t-test untuk mengetahui perbedaan kinerja antara dua kelompok karyawan yang memiliki beban kerja berbeda. Hasil penelitian: Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja karyawan yang menangani tiga kasus dan lima kasus. Karyawan yang menangani tiga kasus memiliki rata-rata skor kinerja yang lebih tinggi dibandingkan dengan karyawan yang menangani lima kasus. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan beban kerja berdampak negatif terhadap kinerja karyawan, di mana semakin banyak kasus yang ditangani, semakin rendah kualitas kinerja yang dihasilkan. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa beban kerja tinggi berdampak negatif terhadap kinerja karyawan. Oleh karena itu, manajer perlu mengatur beban kerja secara seimbang, dan penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel seperti tekanan waktu, pengalaman, dan kompetensi karyawan untuk pemahaman yang lebih mendalam.
Copyrights © 2026