Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan berdasarkan masalah yang dihadapi oleh mitra bahwa masih rendahnya pengetahuan komunitas perempuan binaan Badan Usaha Milik Masyarakat/BUMAS Nagari Bukit Tandang, terkait permasalahan seputar mandi wajib. Hal ini didapat dari hasil pretest dan observasi awal bahwa mitra pengabdian juga membutuhkan kegiatan pengabdian terkait hal tersebut karena kurangnya tenaga ahli untuk menyampaikan materi tersebut. Sehingga kegiatan pengabdian ini dirasa perlu untuk dilaksanakan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat binaan tentang fikih perempuan, terutama yang berkenaan dengan hukum, tata cara mandi wajib menurut tuntunan sunah dan permasalahan yang berkaitan dengan hal tersebut. Peserta kegiatan ini berjumlah 13 orang. Penulis melakukan kegiatan pengabdian ini dengan metode PAR (Participation Action Research) yang terdiri dari 5 tahapan yakni diagnosis/identifikasi masalah, perencanaan aksi, pelaksanaan aksi, evaluasi, dan penentuan temuan. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap materi seputar masalah mandi wajib. yakni dari tidak ada yang mendapat nilai sangat baik ketika pretest naik menjadi 69,2 % pada posttest. Kegiatan ini juga meningkatkan kemampuan peserta dalam praktek mandi wajib sesuai sunnah Rasulullah. Kegiatan ini secara empiris menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan literasi fikih perempuan, terutama tentang mandi wajib, di kalangan perempuan komunitas dampingan.Kata kunci: Fikih Wanita, Komunitas Perempuan, Participation Action Research.
Copyrights © 2025