Nilai-nilai kearifan lokal berperan penting tidak hanya dalam kehidupan masyarakat, tetapi juga dalam pendidikan, khususnya pembentukan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan internalisasi nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran muatan lokal serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter siswa SMA (Sekolah Menengah Atas) di Kota Jayapura. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Informan terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru bidang kurikulum dan kesiswaan, guru mata pelajaran, dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) nilai-nilai kearifan lokal diinternalisasikan melalui penjelasan eksplisit guru, keteladanan, serta berbagai aktivitas pembelajaran dan kegiatan sekolah; (2) pendidikan karakter tercermin dalam pembiasaan religius, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap tata tertib, seperti membaca Al-Qur’an sebelum pelajaran dan berpakaian rapi; (3) internalisasi nilai kearifan lokal berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter siswa, tampak dari sikap hormat, tanggung jawab, dan kepedulian sosial yang semakin kuat. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan muatan lokal berbasis kearifan lokal dalam pendidikan karakter di SMA.
Copyrights © 2026