Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana Pendekatan Supervisory Behavior Continuum (SBC) dimanfaatkan sebagai instrumen Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) dalam mengembangkan kapasitas guru di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan metode studi kasus pada satuan pendidikan tertentu dengan melibatkan kepala sekolah, pengawas, dan guru sebagai subjek utama. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi terhadap pelaksanaan supervisi, serta telaah dokumen, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SBC memberi ruang bagi supervisor untuk menyesuaikan gaya supervisi dari yang bersifat directive hingga nondirective dengan tingkat komitmen, kemampuan berpikir, dan kualitas praktik mengajar masing-masing guru, sehingga proses pembinaan terasa lebih relevan, humanis, dan memberdayakan. Penerapan SBC juga mendorong terbentuknya siklus pembelajaran profesional yang berkelanjutan, yang meliputi observasi, dialog reflektif, perencanaan perbaikan, pendampingan, dan evaluasi, sehingga berkontribusi pada peningkatan kompetensi pedagogik, profesional, dan motivasi guru. Pada tingkat kelembagaan, pendekatan ini memperkuat posisi sekolah sebagai organisasi pembelajar yang mampu mengelola pengembangan SDM secara lebih sistematis, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran.
Copyrights © 2026