Salah satu upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus pengembangan ekonomi baru adalah dengan mengoptimalkan sektor perikanan. Kelompok Tambak Umbul Jaya mengelola lahan seluas 20 hektar dengan komoditas utama ikan bandeng, memiliki 3 kelompok dengan anggota 20 orang. Kelompok Tambak Umbul Jaya menghadapi permasalahan tingginya biaya pakan, khususnya pelet, yang digunakan sejak bulan kedua hingga keempat masa budidaya. Total biaya pembelian pelet mencapai Rp 4.500.000 per siklus panen untuk tiga kelompok. Hasil utama PkM menunjukkan bahwa: 1)Biaya produksi pakan dapat ditekan sebesar 40–50% melalui produksi pelet mandiri. 2)Pemanfaatan panel surya mendukung pengembangan energi terbarukan, sejalan dengan pencapaian SDGs. 3)Produksi pakan secara mandiri memperkuat kemandirian kelompok tambak, mengurangi ketergantungan pada pemasok eksternal, dan meningkatkan stabilitas usaha. 4)Dampak lingkungan positif tercermin dari berkurangnya emisi gas rumah kaca dan polusi udara, sehingga mendukung keberlanjutan usaha dan pelestarian lingkungan. 5)Kontrol kualitas pakan yang lebih baik meningkatkan pertumbuhan ikan, produktivitas, serta kualitas hasil budidaya.
Copyrights © 2025