Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Desain Strategi Mitigasi Risiko dan Key Risk Indikator pada IKM Nur Cahyo, Winda; Kurniawan, Muhammad Ari
Jurnal Rekavasi Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IKM Sentosa merupakan Industri Kecil Menengah (IKM) yang memproduksi pakaian seragam sekolah mempunyai beragam masalah dimana sering terjadinya keterlambatan dalam penerimaan bahan baku dari supplier sehingga menyebabkan terganggunya stok bahan baku. Oleh karena itu risiko tersebut harus ditangani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko, dan mengidentifikasi risiko yang terjadi pada sistem persediaan IKM Sentosa. Selanjutnya menggunakan pendekatan House of Risk (HOR) untuk menentukan strategi mitigasi dan merancang Key Risk Indicator (KRI) untuk menentukan Early Warning System (EWS). Hasil dari penelitian ini terdapat 20 risk event dan 27 risk agent. Selanjutnya dilakukan strategi penanganan terhadap risk agent menggunakan 11 tindakan penangan risiko. Berdasarkan risiko yang telah terpilih, dengan kode A6 dengan nilai indikator pickup barang memiliki ambang batas bawah 1 kali dan ambang batas atas 5 kali dalam satu bulan, pengiriman memiliki ambang batas bawah 2 hari dan ambang batas atas 3 hari. A7 dengan nilai indikator selisih stok memiliki ambang batas bawah 1 meter dan ambang batas atas 2,68 meter setiap bulan. Dan pada risiko A26 dengan nilai indikator stok kosong memiliki ambang batas bawah 4 hari dan ambang batas atas 5 hari per bulan.
Strategi Pengendalian Bahan Baku Pada Ikm Muhammad Ari Kurniawan; Ishlahuddin Abdullah
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 8 No. 1 (2023): TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/tecnoscienza.v8i1.1006

Abstract

IKM Sentosa merupakan Industri Kecil Menengah (IKM) yang memproduksi pakaian seragam sekolah dimana mempunyai berbagai masalah salah satunya mengenai bahan baku. Untuk menunjang proses produksi agar lebih lancar, perusahaan menginginkan biaya yang dikeluarkan untuk pengendalian bahan baku dapat diminalkan, sehingga dibutuhkan kebijakan yang sesuai untuk manajemen terkait ketersediaan bahan baku kain. Untuk mendapatkan hasil yang optimal diperlukan keseimbangan antara biaya penyimpanan biaya pemesanan. Oleh karena itu untuk menganalisis perbandingan total cost digunakan metode EOQ dan POQ. Penggunaan metode POQ pada pembelian kain putih menghasilkan penghematan total cost sebesar Rp 33.185.494 atau 75% dari biaya aktual perusahaan. Penggunaan metode EOQ pada pembelian kain biru tua menghasilkan penghematan total cost sebesar Rp 25.858.685 atau 74% dari biaya aktual perusahaan sedangkan pembelian kain abu-abu menghasilkan penghematan total cost sebesar Rp 23.120.878 atau 73% dari biaya aktual perusahaan.
Sosialisasi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Produksi Batu Bata Kurniawan, Muhammad Ari; Tambun, Madschen Sia Mei Ol Siska Selvija; Rizali, Muhammad
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 2 No 2 (2024): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v2i2.354

Abstract

Pendahuluan: Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan pilar perekonomian Indonesia yang perlu mendapat perhatian karena dapat menyerap tenaga kerja dan mengurangi pengangguran di tengah persaingan pada pekerjaan sektor formal. Walaupun UMKM menjadi pilar perekonomian Indonesia, untuk pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor ini masih minim perhatian. Tujuan: Tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya K3 pada saat bekerja dimana salah satu aspek pentingnya adalah penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Metode: Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi tanya jawab. Peserta diberi edukasi tentang pentingnya K3 dan APD saat bekerja untuk menghindari timbulnya Penyakit Akibat Kerja (PAK) di kemudian hari. Hasil: Hasil pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) secara garis besar dapat dikatakan baik melihat target peserta sosialisasi saat pelaksanaan kegiatan PkM berlangsung. Para pelaku UMKM yang diundang hampir seluruhnya datang. Sehingga ketercapaian tujuan sosialisasi PkM Masyarakat dikatakan baik (90%). Ada peningkatan pengetahuan dari masyarakat tentang K3 terutama tentang penggunaan APD yang menjadi salah satu aspek penting dalam bekerja. Sehingga diharapkan kedepannya pada saat bekerja, seluruh pelaku UMKM menggunakan APD untuk menghindari efek negatif timbulnya PAK pada masa yang  mendatang. Simpulan: Pada kegiatan PkM ini dapat disimpulkan bahwa para pelaku UMKM telah mengetahui betapa pentingnya penerapan K3 di tempat kerja. Para pelaku UMKM juga diberi arahan terkait penggunaan APD dan selalu mengingat untuk menggunakaan APD pada saat bekerja demi menghindari timbulnya PAK dan terciptanya kesejahteraan pekerja.
Designing and Developing Leak Detection Tool Prototype for Liquefied Petroleum Gas Cylinders Hambali, Ahmad; Tambun, Madschen Sia Mei Ol Siska Selvija; Kurniawan, Muhammad Ari; Triyanto, Irfan Rusydi; Ikhsan, M. Rizki
Jurnal Internasional Teknik, Teknologi dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6 No 2 (2024): International Journal of Engineering, Technology and Natural Sciences
Publisher : Universitas Teknologi Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46923/ijets.v6i2.398

Abstract

Frequent fire incidents from three kilograms Liquefied Petroleum Gas (LPG) cylinder leaks have raised concerns and criticism of the government’s gas conversion program, highlighting the need to prevent leaks caused by excessive pressure or damaged components. This study aims to design and develop a prototype tool to detect leaks in 3 kg LPG cylinders, enhancing operational safety and efficiency. The research employed an observational approach, involving direct field observations at PT Agra Budi Gas Utama SPBE. The study examined the operational processes, the application of LPG leak detection tools, and the interaction between operators and existing equipment. The research reveals that Nordic Body Map (NBM) analysis identifies moderate injury risks, with workers experiencing pain in the shoulders, hands, back, and legs due to repetitive movements, prolonged standing, and non-ergonomic workstations. Using anthropometric data of the Indonesian population (50th–95th percentiles), the design introduced key features such as a height-adjustable hydraulic jack, a conveyor system to reduce manual labor, a 60.75-liter water container for leak detection, and safety locks for improved stability. These innovations aim to minimize musculoskeletal injuries, optimize posture, and enhance productivity, with ongoing evaluation recommended for sustained workplace safety and efficiency. Indeed, the trial implementation of the prototype demonstrated its effectiveness in facilitating the detection of leaks, significantly improving the efficiency and accuracy of leak checks performed by operators.
Pengenalan Manfaat Limbah Jerami Padi Sebagai Kemasan Makanan Triyanto, Irfan Rusydi; Kurniawan, Muhammad Ari; Abdullah, Ishlahuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i1.2189

Abstract

Produksi padi yang baik juga menimbulkan dampak yang tidak baik dalam bentuk limbah. Diketahui limbah padi ketika mengalami masa panen yaitu jerami padi menghasilkan limbah sebanyak 69% dari total panen. Hl tersebut berdampak pada penanganan limbah. Limbah tersebut apabila tidak dihilangkan akan menjadi sarang hama tikus, namun apabila dibakar akan menimbulkan dampak lingkungan yang buruk bagi lingkungan di sekitarnya. Solusi yang dapat diberikan yaitu memanfaatkan limbah jerami tersebut menjadi kemasan makanan ramah lingkungan. Proses PKM saat ini yaitu melakukan sosialisasi untuk pengenalan pemanfaatan kemasan makanan ramah lingkungan tersebut. Dengan demikian dapat dilakukan kegiatan PKM selanjutnya terkait pembuatan kemasan makanan ramah lingkungan dari jerami padi tersebut. Hal ini diharapkan mendapatkan dukungan karena kegiatan ini memerlukan sinergi antara universitas dengan Pihak pemerintah dan juga pihak lainnya.
Perbaikan dan Optimalisasi Desain Parkiran Ergonomis pada Universitas Sari Mulia Yolanda Patrisia; Muhammad Rizali; Ishlahuddin Abdullah; Muhammad Ari Kurniawan
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 7, No 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v7i6.8379

Abstract

Abstrak - Perguruan tinggi merupakan pendidikan setelah sekolah menengah atas. Perguruan tinggi dan pendidikan merupakan dua mata pisau yang tidak dapat dipisahkan sampai saat ini dan mengalami perkembangan yang sangat pesat pada pendidikan tinggi. Peningkatan jumlah mahasiswa yang tinggi memicu naiknya kebutuhan akan area parkir. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan perbaikan dan optimalisasi layout tempat parkir dan kapasitas maksimum parkir di kamus Universitas Sari Mulia. Penelitian ini menggunakan teknik pengukuran langsung dilapangan dan pengumpualan data yang menggunakan kuesioner yang diisi oleh responden. Berdasarkan penelitian hasil dari analisis data yang telah dilakukan memperlihatkan bahwa. pada 30º dan sudut 45º para pengguna tempat parkir mengalami sedikit kesulitan dalam memarkir karna posisi tempat parkir yang terlalu miring. Sedangkan pada sudut 90º ini para pengguna harus memaju mundurkan sepeda motor terlebih dahulu agar tepat berada pada posisi tegak lurus. Dari semua item pertanyaan yang terdapat dalam kuesioner terbukti banyak pengguna tempat parkir memilih sudut 60º karena lebih mudah untuk masuk ataupun keluar area tempat parkir tanpa harus memaju mundurkan sepeda motor terlebih dahulu.Kata kunci: kapasitas maksimum, sudut parkir, universitas sari mulia Abstract - College is an education after high school. College and education are two sides of the same coin that cannot be separated until now and have experienced very rapid development in higher education. The high increase in the number of students has triggered an increase in the need for parking areas. The purpose of this study was to improve and optimize the layout of the parking lot and the maximum parking capacity in the Sari Mulia University dictionary. This study uses direct measurement techniques in the field and data collection using questionnaires filled out by respondents. Based on the research, the results of the data analysis that have been carried out show that. at 30º and 45º angles, parking lot users experience a little difficulty in parking because the position of the parking lot is too slanted. While at this 90º angle, users must move the motorbike forward and backward first so that it is in a perpendicular position. From all the question items contained in the questionnaire, it is proven that many parking lot users choose the 60º angle because it is easier to enter or exit the parking area without having to move the motorbike forward and backward first.Keywords: maximum capacity, parking angle, sari mulia university
Pelatihan Simulasi Menggunakan Software Flexsim Kurniawan, Muhammad Ari; Saputra, Wahyu Sidiq; Amrullah, Ezar; Dewi, Adhisty Kartika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.710

Abstract

Seiring perkembangan industri yang sangat pesat, seringkali sektor manufaktur menggunakan teknologi dalam mengembangkan usahanya. Untuk mencukupi pesatnya perkembangan dalam teknologi perlu adanya kemampuan untuk mengoperasikan perangkat lunak atau sofware simulasi. Pelatihan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam bidang simulasi tata letak industri. Kegiatan ini dirancang untuk mengatasi kesenjangan antara kurikulum perkuliahan dan kebutuhan dunia industri yang terus berkembang, khususnya dalam pemanfaatan teknologi simulasi berbasis perangkat lunak. Adapun tujuan spesifik dari pelatihan ini meliputi: (1) meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai konsep dasar dan penerapan simulasi tata letak; (2) mengembangkan keterampilan dalam merancang tata letak sistem industri secara sistematis dan Visualisasi dalam bentuk 3D yang dihasilkan melalui perangkat lunak Flexsim sangat bermanfaat dalam memberikan gambaran yang lebih realistis dan rinci mengenai proses dan alur kerja di lingkungan industri. Pelatihan ini dimulai dengan penyampaian informasi dan edukasi mengenai konsep dasar serta penerapan model simulasi tata letak menggunakan Flexsim melalui kegiatan daring selanjutnya untuk pelaksanaan pelatihan simulasi menggunakan sofware Flexsim untuk pembuatan layout industri dilaksanakan secara hybrid, yaitu melalui kombinasi metode daring dan luring, guna memberikan fleksibilitas dan aksesibilitas yang lebih luas bagi seluruh peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan Flexsim ini berhasil meningkatkan kompetensi peserta dalam memahami konsep simulasi. Para peserta menunjukkan antusiasme dan kesungguhan yang tinggi selama proses pelatihan berlangsung. Tingkat pemahaman peserta terhadap materi tergolong baik, yang terlihat dari inisiatif mereka untuk membeli perangkat komputer atau laptop sendiri agar dapat mempelajari perangkat lunak Flexsim secara mandiri di rumah.
Meningkatkan Kemandirian Kelompok Tambak Umbul Jaya melalui  Pengembangan Mesin Pelet Bertenaga Matahari Yohanes, Antoni; Kurniawan, Muhammad Ari; Ma’sum, Muhammad Ali; Ekoanindiyo, Firman Ardiansyah
Jurnal Indonesia Mengabdi Vol. 7 No. 2 (2025): December Edition
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/8pbzbd47

Abstract

Salah satu upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus pengembangan ekonomi baru adalah dengan mengoptimalkan sektor perikanan. Kelompok Tambak Umbul Jaya mengelola lahan seluas 20 hektar dengan komoditas utama ikan bandeng, memiliki 3 kelompok dengan anggota 20 orang. Kelompok Tambak Umbul Jaya menghadapi permasalahan tingginya biaya pakan, khususnya pelet, yang digunakan sejak bulan kedua hingga keempat masa budidaya. Total biaya pembelian pelet mencapai Rp 4.500.000 per siklus panen untuk tiga kelompok. Hasil utama PkM menunjukkan bahwa: 1)Biaya produksi pakan dapat ditekan sebesar 40–50% melalui produksi pelet mandiri. 2)Pemanfaatan panel surya mendukung pengembangan energi terbarukan, sejalan dengan pencapaian SDGs. 3)Produksi pakan secara mandiri memperkuat kemandirian kelompok tambak, mengurangi ketergantungan pada pemasok eksternal, dan meningkatkan stabilitas usaha. 4)Dampak lingkungan positif tercermin dari berkurangnya emisi gas rumah kaca dan polusi udara, sehingga mendukung keberlanjutan usaha dan pelestarian lingkungan. 5)Kontrol kualitas pakan yang lebih baik meningkatkan pertumbuhan ikan, produktivitas, serta kualitas hasil budidaya.
Pemberdayaan Kelompok Tani Sido Maju dengan Pengembangan Mesin Spray Portable untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Firman Ardiansyah Ekoanindiyo; Kasmari, Kasmari; Sri Eniyati; Antoni Yohanes; Muhammad Ari Kurniawan
Jurnal Indonesia Mengabdi Vol. 7 No. 2 (2025): December Edition
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/yvpte468

Abstract

Kelompok Tani Sido Maju satu Poktan yang ada di Desa Juwiring. Pada musim kemarau, petani menggunakan pompa air berbahan bakar fosil dengan biaya penyiraman mencapai Rp 1.200.000 per musim tanam. Metode pelaksanaan memiliki tahapan (1) Sosialisasi Program, (2) Pelatihan, (3) Penerapan Teknologi, (4) Pendampingan, (5) Evaluasi, (6) Keberlanjutan Program. Hasil implementasi menunjukkan petani mampu mengoperasikan alat spray nozzle portable, pembuatan alat penyiraman spray portable,buku panduan pengoperasian alat, tingkat kepuasan terhadap pelatihan mencapai 90%, pemahaman penggunaan BBM vs energi surya meningkat, perubahan jangka pendek yaitu petani mulai menggunakan alat spray portable dalam penyiraman sedangkan perubahan jangka panjang yaitu petani lebih mandiri dalam teknologi tepat guna dan pendapatan meningkat karena biaya operasional turun. Selain manfaat ekonomi, kegiatan ini juga berdampak positif pada aspek sosial-edukatif melalui transfer pengetahuan dan keterampilan. Petani mitra dapat mengoperasikan serta merawat alat secara mandiri, menandakan tercapainya peningkatan kapasitas dan kemandirian kelompok tani dalam memanfaatkan teknologi tepat guna.