Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) menjadi salah satu gejala sosial yang marak di kalangan remaja pada era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku sosial remaja yang melakukan aktivitas berfoto di area zebracross Tugu Zapin, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, pada dini hari. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melalui observasi langsung dan wawancara mendalam terhadap beberapa remaja yang terlibat dalam aktivitas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi utama para remaja didorong oleh keinginan untuk memperoleh pengakuan sosial di media sosial, memperkuat eksistensi diri, dan mengikuti tren viral. Selain itu, perilaku ini juga mencerminkan adanya kebutuhan akan penerimaan sosial dan tekanan kelompok sebaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fenomena FOMO berperan signifikan dalam membentuk perilaku sosial remaja di ruang publik, serta menunjukkan bagaimana media digital memengaruhi pola interaksi sosial generasi muda saat ini.
Copyrights © 2025