Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran aktivitas olahraga terhadap peningkatan kesehatan fisik anak tunanetra. Keterbatasan fungsi penglihatan sering menyebabkan anak tunanetra memiliki tingkat kebugaran jasmani yang rendah, sehingga diperlukan kegiatan olahraga adaptif yang sesuai dengan kemampuan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling untuk memilih anak tunanetra yang aktif mengikuti kegiatan olahraga. Data dikumpulkan melalui observasi, tes kebugaran jasmani, dan wawancara dengan guru pendidikan jasmani, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui perkembangan kemampuan fisik anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas olahraga memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kekuatan otot, keseimbangan, kelincahan, dan daya tahan tubuh anak tunanetra.
Copyrights © 2025