Dunia saat ini dihadapkan pada—apa yang disebut oleh Ziauddin Sardar sebagai—global problematique, problem yang terintegrasi dengan berbagai peristiwa global. Situasi ini tanpa disadari telah melupakan fitrah dan bagaimana seharusnya manusia dalam perkembangannya yang kemudian mengakibatkan krisis eksistensial yang pada akhirnya menimbulkan berbagai masalah yang diakibatkan manusia. Usaha untuk melakukan perubahan pada akhirnya menjadi utopis dan nyaris mustahil. Gagasan dalam Filsafat Pendidikan Eksistensialis dinantikan untuk menjadi tawaran alternatif bagi kemelut ini. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggali kembali fitrah dan perkembangan manusia yang bersumber dari al-Qur’an dan Hadis agar menumbuhkan eksistensi manusia sebagaimana yang telah ditentukan oleh Allah. Dengan menggunakan kajian pustaka (library research) bertujuan untuk mengkaji fitrah dan perkembangan manusia dalam al-Qur’an dan Hadis dalam bingkai Filsafat Pendidikan Eksistensialis. Dari kajian ini menghasilkan bahwa secara fitrah, manusia diposisikan dan menyadari bahwa dirinya sebagai khalifah dimuka bumi untuk selalu beribadah kepada Allah SWT dan menjaga kelangsungan kehidupan. Dalam perkembangannya, manusia harus membekali dirinya dengan pikiran yang jernih dan character building
Copyrights © 2025