Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media audio visual terhadap kemampuan membaca siswa disleksia di kelas tinggi SD Negeri 4 Jalaksana. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest, melibatkan lima siswa yang teridentifikasi mengalami disleksia. Data dikumpulkan melalui tes membaca, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test untuk melihat perbedaan hasil sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata 10,8 poin dari nilai pretest ke posttest. Nilai t hitung sebesar 8,18 lebih besar daripada t tabel 2,776 pada taraf signifikansi 0,05, yang berarti media audio visual berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca siswa. Media ini membantu meningkatkan pengenalan huruf, pelafalan, dan kelancaran membaca. Dengan demikian, media audio visual terbukti efektif digunakan untuk mendukung pembelajaran membaca pada siswa disleksia.
Copyrights © 2026