Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan yang dihadapi guru fisika dalam menyiapkan perencanaan pembelajaran mendalam pada Kurikulum Merdeka di sekolah penggerak Kabupaten Takalar, serta upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru fisika menghadapi beberapa tantangan dalam menyusun perencanaan pembelajaran mendalam, di antaranya kesulitan memahami konsep pembelajaran mendalam, keterbatasan waktu dan fasilitas, perbedaan kemampuan siswa, serta kendala dalam menyusun asesmen dan mengintegrasikan delapan dimensi profil lulusan. Tantangan tersebut memengaruhi efektivitas perencanaan pembelajaran sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka. Untuk mengatasi tantangan tersebut, guru fisika melakukan berbagai upaya, seperti meningkatkan kompetensi melalui pelatihan, menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, memanfaatkan teknologi pembelajaran seperti simulasi virtual, melakukan pendampingan kepada siswa, berkolaborasi dengan rekan guru, serta mencari referensi pembelajaran melalui teknologi.
Copyrights © 2025