Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi integrasi pendidikan agama di sekolah dasar dalam membentengi akhlak dan iman siswa di tengah era disrupsi digital yang penuh tantangan moral. Fenomena degradasi etika dan paparan konten digital destruktif pada anak usia dini menjadi latar belakang urgensi perlunya inovasi dalam internalisasi nilai-nilai religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) untuk mengeksplorasi literatur terkait model pembelajaran agama berbasis teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital yang diintegrasikan dengan nilai-nilai akidah dan akhlak mampu meningkatkan motivasi belajar serta memperkuat nalar kritis siswa dalam menyaring informasi di dunia maya. Temuan ini menegaskan bahwa model integrasi yang paling efektif adalah perpaduan antara literasi digital dan refleksi nilai-nilai spiritual yang diwujudkan dalam praktik religius sehari-hari. Efektivitas model ini sangat bergantung pada kompetensi pedagogik digital guru dan dukungan ekosistem sekolah yang adaptif. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada pengembangan konsep literasi digital religius sebagai solusi strategis dalam membentuk karakter siswa yang tangguh secara spiritual dan cerdas secara teknologi di masa depan.
Copyrights © 2025