Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Pendidikan Agama Dalam Membentuk Iman dan Akhlak Siswa Sekolah Dasar Khalisa, Nurul; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pendidikan agama dalam membentuk iman dan akhlak siswa sekolah dasar. Pendidikan memiliki peran yang sangat berpengaruh terhadap terciptanya karakter peserta didik. Salah satunya pendidikan agama islam yang dimana didalamnya memiliki peran pembentukan iman dan akhlak peserta didik, terkhususnya siswa sekolah dasar yang merupakan jenjang pertama anak untuk mengembangkan iman dan akhlaknya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library researtch). Adapun sumber utama yang diguankan dalam penelitian ini dengan melakukan pencarian pada “Google Scholar” dan “Google Books”, untuk lebih memperkaya penelusuran data yang diinginkan oleh peneliti. Berdasarkan analisis terhadap jurnal-jurnal dan buku menunjukkan pendidikan agama sangat memegang peran yang besar dalam membentuk iman dan akhlak anak-anak sekolah dasar. Pada usia tersebut, anak-anak berada pada tahap paling kritis, menyerap nilai-nilai dari lingkungan sekitar mereka. Namun dalam menerapkan hal tersebut pada siswa sekolah dasar akan menghadapi faktor penghambat dan pendukungnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa guru PAI harus mampu mengatasi permasalahan ini dengan menawarkan pengajaran yang mudah diakses oleh semua siswa, baik mereka yang memiliki landasan keagamaan yang kuat maupun yang membutuhkan bimbingan lebih lanjut
Integrasi Pendidikan Agama dalam Membentuk Iman Dan Akhlak Salsa Dilla, Shelly; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1595

Abstract

Pendidikan agama merupakan instrumen penting dalam penguatan iman dan pembentukan akhlak peserta didik di lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual dan praktis integrasi pendidikan agama ke dalam kurikulum akademik serta dampaknya terhadap kepercayaan spiritual dan perilaku etis siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berupa tinjauan pustaka sistematis terhadap artikel-artikel ilmiah yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik pendidikan yang mengintegrasikan ajaran agama dengan pendidikan karakter tidak hanya memperkuat pemahaman kognitif peserta didik terhadap nilai-nilai keagamaan, tetapi juga mendorong internalisasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan holistik, seperti pembelajaran kontekstual, keteladanan pendidik, dan kurikulum berbasis nilai, terbukti meningkatkan kapasitas siswa dalam empati, kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin diri,sehingga berkontribusi pada perilaku etis dan ketahanan terhadap degradasi moral. Meskipun demikian, terdapat tantangan dalam implementasi, khususnya kesiapan guru, strategi integrasi kurikulum, dan penilaian hasil spiritual-moral. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan lembaga keagamaan untuk menciptakan integrasi iman dan akhlak yang berkelanjutan dalam pendidikan kontemporer.
Integrasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Pembentukan Karakter Siswa di Sekolah Anastasya, Nadhira; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1598

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam sistem pendidikan untuk membentuk peserta didik yang berakhlak mulia dan berkepribadian baik. Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral dan etika yang bersumber dari ajaran Islam guna membentuk karakter siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam pembentukan karakter siswa serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam proses integrasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui kajian terhadap buku, jurnal ilmiah, artikel, dan sumber tertulis lain yang relevan dengan pendidikan Islam dan pendidikan karakter. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) untuk memahami konsep dan keterkaitan antar teori. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai pendidikan Islam dapat dilakukan melalui kurikulum, proses pembelajaran, keteladanan guru, dan budaya sekolah. Nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial menjadi landasan utama dalam pembentukan karakter siswa. Namun, integrasi tersebut masih menghadapi kendala berupa perbedaan pemahaman pendidik dan keterbatasan implementasi di sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam di sekolah.
Pendidikan Agama Sebagai Fondasi Penguatan Iman dan Akhlak Anisha, Ridha; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai fondasi penguatan iman dan akhlak peserta didik, serta implikasinya terhadap pembentukan karakter di era globalisasi. Pendidikan Agama Islam tidak hanya berfungsi sebagai penyampaian pengetahuan keagamaan, tetapi juga membentuk karakter Islami melalui internalisasi nilai moral, etika, dan spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research), dengan pengumpulan data melalui analisis literatur dari buku, jurnal, artikel, dan dokumen akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAI berkontribusi signifikan dalam membangun kecerdasan spiritual, menanamkan perilaku berakhlak mulia, serta memberikan arahan hidup yang kokoh bagi peserta didik. Penguatan iman berperan sebagai landasan kesadaran spiritual, sementara penguatan akhlak menjadi manifestasi nyata iman dalam interaksi sosial, pembentukan pribadi yang bertanggung jawab, dan masyarakat yang harmonis. Dengan demikian, Pendidikan Agama Islam relevan untuk menjaga nilai-nilai agama, membentuk karakter utuh dan beradab, serta mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan zaman kontemporer, sekaligus meraih ridha Allah SWT.
Integrasi Pendidikan Agama Dalam Pembentukan Iman Yang Kokoh Dan Akhlak Mulia Peserta Didik Sefni Safitri, Adilla; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1602

Abstract

Pendidikan Agama Islam memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk iman dan akhlak peserta didik sejak usia dini. Proses pendidikan di sekolah tidak hanya bertujuan untuk mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga untuk membentuk karakter dan kepribadian peserta didik. Oleh karena itu, integrasi Pendidikan Agama Islam dalam proses pembelajaran menjadi salah satu upaya yang efektif dalam membentuk iman yang kokoh dan akhlak mulia peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya integrasi Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan iman dan akhlak peserta didik. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber pustaka yang relevan, seperti buku dan artikel ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam kegiatan pembelajaran dapat membantu peserta didik memahami dan mengamalkan nilai iman dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari melalui pembiasaan, keteladanan, dan penguatan nilai religius di lingkungan pendidikan
Peran Integrasi Pendidikan Agama dalam Meningkatkan Iman dan Akhlak Siswa di Era Modern Hamidah, Nur; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran integrasi Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk serta meningkatkan kualitas iman dan akhlak peserta didik, khususnya di tengah tantangan era modern yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, globalisasi, dan pergeseran nilai sosial. Fenomena degradasi moral, krisis identitas, dan pengaruh negatif media sosial menjadi latar belakang utama perlunya penguatan aspek spiritualitas dan moralitas di lingkungan sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), di mana data dikumpulkan melalui penelusuran sistematis pada basis data ilmiah seperti Google Scholar, Google Books, dan portal jurnal nasional Sinta. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi PAI bukan sekadar penambahan materi agama ke dalam kurikulum, melainkan upaya menanamkan ruh keagamaan ke dalam seluruh proses pencarian ilmu untuk menghapus dikotomi antara ilmu umum dan ilmu agama. Keberhasilan integrasi ini sangat dipengaruhi oleh sinergi antara strategi pembelajaran yang adaptif, keteladanan guru (uswatun hasanah), pembiasaan religius di sekolah, serta dukungan aktif dari lingkungan keluarga. Meskipun menghadapi hambatan berupa keterbatasan waktu pembelajaran dan dampak negatif teknologi digital, penelitian ini menyimpulkan bahwa model pendidikan integratif yang berkelanjutan sangat efektif sebagai solusi preventif dalam menjaga integritas moral dan memperkokoh fondasi iman siswa di era disrupsi
Integrasi Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Iman dan Akhlak Peserta Didik Di Era Modern Fadila, Nadya; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1614

Abstract

Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam membentuk iman dan akhlak peserta didik di lingkungan sekolah. Di tengah perkembangan zaman yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan tantangan moral, integrasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam proses pendidikan menjadi kebutuhan yang mendesak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran integrasi Pendidikan Agama Islam dalam membentuk iman dan akhlak peserta didik di lingkungan sekolah serta mengidentifikasi tantangan dan upaya yang dapat dilakukan dalam penerapannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, buku, dan sumber relevan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi Pendidikan Agama Islam dapat dilakukan melalui kurikulum, proses pembelajaran, keteladanan guru, budaya sekolah, serta kegiatan keagamaan. Integrasi yang optimal mampu meningkatkan keimanan, membentuk akhlak mulia, serta mendorong peserta didik untuk menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Pendidikan Agama Islam tidak hanya berfungsi sebagai mata pelajaran, tetapi juga sebagai fondasi pembentukan karakter dan moral peserta didik di lingkungan sekolah.
Integrasi Pendidikan Agama di Sekolah Dasar: Membentengi Akhlak dan Iman Siswa di Era Disrupsi Digital Nashira, Arifa; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi integrasi pendidikan agama di sekolah dasar dalam membentengi akhlak dan iman siswa di tengah era disrupsi digital yang penuh tantangan moral. Fenomena degradasi etika dan paparan konten digital destruktif pada anak usia dini menjadi latar belakang urgensi perlunya inovasi dalam internalisasi nilai-nilai religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) untuk mengeksplorasi literatur terkait model pembelajaran agama berbasis teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital yang diintegrasikan dengan nilai-nilai akidah dan akhlak mampu meningkatkan motivasi belajar serta memperkuat nalar kritis siswa dalam menyaring informasi di dunia maya. Temuan ini menegaskan bahwa model integrasi yang paling efektif adalah perpaduan antara literasi digital dan refleksi nilai-nilai spiritual yang diwujudkan dalam praktik religius sehari-hari. Efektivitas model ini sangat bergantung pada kompetensi pedagogik digital guru dan dukungan ekosistem sekolah yang adaptif. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada pengembangan konsep literasi digital religius sebagai solusi strategis dalam membentuk karakter siswa yang tangguh secara spiritual dan cerdas secara teknologi di masa depan.
Intregasi Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Sinergi Iman dan Akhlak di Era Modern Aulia Putri, Rifka; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1623

Abstract

Intregasi pendidikan agama islam memiliki peranan penting dalam sistem pendidikan modern. Pendidikan yang mengombinasikan aspek keilmuan dan keimanan diharapkan mampu membekali peserta didik tidak hanya dengan kecerdasan intelektual, tetapi juga dengan kedalaman spiritual dan moral. Sinergi antara iman dan akhlak menjadi dasar dalam membentuk pribadi yang mampu menjalani kehidupan secara bermakna dan bertanggung jawab. Implementasi intregasi tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai unsur pendidikan, mulai dari pengembangan kurikulum, penerapan metode pembelajaran hingga peran pendidik sebagai teladan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan dengan tujuan menganalisis dan mensistensis literatur ilmiah yang berkaitan dengan intregasi iman dan akhlak dalam pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengintegrasian iman dan akhlak dalam pendidikan modern merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan kematangan moral. Dalam perspektif pendidikan Islam, ilmu pengetahuan dipahami sebagai sarana untuk mengenal Allah SWT dan memahami hakikat kehidupan secara menyeluruh. Melalui internalisasi nilai-nilai keislaman dalam proses pembelajaran, peserta didik diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga berkembang menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan berintegritas.
Pendidikan Agama Sebagai Landasan Pembentukan Akhlak Siswa Naysila, Fischa; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1626

Abstract

Pendidikan agama merupakan komponen fundamental dalam sistem pendidikan yang berfungsi sebagai landasan pembentukan akhlak siswa. Nilai-nilai keagamaan yang diajarkan melalui pendidikan agama berperan sangat penting dalam membentuk sikap, perilaku, serta karakter siswa secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan agama sebagai landasan pembentukan akhlak siswa dalam konteks pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai sumber pustaka yang relevan berupa, artikel ilmiah, dan jurnal di “Google Scholar” dan Google. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan agama berkontribusi dalam menanamkan nilai-nilai moral, seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap saling menghargai. Selain itu, keteladanan guru serta lingkungan sekolah yang kondusif turut memperkuat efektivitas pembentukan akhlak siswa. Oleh karena itu, pendidikan agama yang terintegrasi secara sistematis dalam proses pembelajaran dapat menjadi landasan yang kuat dalam membentuk akhlak siswa.