Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran nilai agama dan etika, khususnya pendidikan Agama Islam, dalam mencegah perilaku LGBT di kalangan remaja. Fenomena LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) menjadi isu yang semakin banyak diperbincangkan, terutama di tengah masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan budaya. Di Indonesia, sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim, perilaku LGBT sering dipandang bertentangan dengan norma agama dan norma sosial yang berlaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner yang diberikan kepada responden remaja untuk mengetahui pemahaman, sikap, dan pengaruh pendidikan agama terhadap perilaku mereka. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik deskriptif untuk melihat kecenderungan dan hubungan antara pendidikan agama, nilai etika, dan pencegahan perilaku LGBT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Agama Islam memiliki peran yang signifikan dalam membentuk karakter, moral, dan sikap remaja agar tetap berpegang teguh pada ajaran agama serta memiliki kontrol diri yang kuat terhadap perilaku yang dianggap menyimpang. Pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai media internalisasi nilai-nilai moral dan etika yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, penguatan pendidikan agama dan etika di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat menjadi strategi penting dalam membina remaja yang berakhlak mulia dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai agama dan sosial.
Copyrights © 2025