Konsep Missio Dei berakar pada misi Allah Tritunggal yang mengutus dan memanggil Gereja untuk berpartisipasi dalam karya penebusan dan pemulihan dunia secara lintas budaya dan holistik. Namun, dalam konteks Indonesia yang majemuk, masih terdapat kebutuhan teologis untuk merumuskan pemahaman Missio Dei yang kontekstual, khususnya dalam menjangkau suku-suku terpinggirkan yang belum terlayani secara memadai. Penelitian ini bertujuan menguraikan dasar teologis Missio Dei serta merumuskan prinsip-prinsip inkarnasional dan holistik sebagai kerangka konseptual misi yang relevan di tengah pluralisme sosiokultural Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui kajian literatur teologi dan misiologi, dengan tahapan analisis konseptual teologis, analisis kritis terhadap prinsip inkarnasional yang berlandaskan kénosis Kristus dan prinsip holistik yang berorientasi pada shalom, serta interpretasi kontekstual dalam realitas Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa Missio Dei perlu dipahami melalui pendekatan inkarnasional yang menekankan kontekstualisasi Injil dan penghargaan terhadap epistemologi lokal, serta pendekatan holistik yang mengarah pada pemulihan totalitas kehidupan manusia. Kajian ini berkontribusi dengan menawarkan kerangka teologis inkarnasional-holistik sebagai dasar reflektif bagi pengembangan praksis misi lintas budaya yang etis, kontekstual, dan transformatif di Indonesia.
Copyrights © 2025