Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan logis-matematis anak usia 5–6 tahun melalui permainan tradisional congklak. Penelitian dilaksanakan di KOBER Tajkiah, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, dengan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 10 anak kelompok B, yang terdiri dari 5 anak laki-laki dan 5 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara dengan guru kelas, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan congklak secara efektif meningkatkan beberapa indikator kecerdasan logis-matematis, seperti kemampuan berhitung, mengenal pola dan urutan, penalaran logis, kemampuan memecahkan masalah, dan membuat prediksi. Selama proses pembelajaran, anak terlihat lebih aktif, antusias, dan terlibat. Guru menyatakan bahwa penggunaan congklak sebagai media belajar membantu anak memahami konsep matematika secara konkret dan menyenangkan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor yang signifikan, yaitu dari rentang 1–10 pada pra perlakuan menjadi 9–14 pada pasca perlakuan. Dengan demikian, congklak dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk menstimulasi kecerdasan logis-matematis anak usia dini serta dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang edukatif dan relevan secara budaya.
Copyrights © 2025