Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepercayaan diri dengan keterampilan bertanya siswa di SMA Negeri 6 Padang semester genap tahun ajaran 2025/2026. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada permasalahan kurangnya rasa percaya diri siswa saat mengajukan pertanyaan di kelas, yang bermanifestasi sebagai perasaan malu, rasa tidak mampu, dan kurangnya keberanian dalam aktivitas bertanya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas Fase E SMA Negeri 6 Padang yang berjumlah 360 siswa, dengan sampel sebanyak 190 siswa yang diambil menggunakan teknik proporsional random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara kepercayaan diri dan keterampilan bertanya siswa dengan nilai r-hitung sebesar 0,608 yang lebih besar dari r-tabel 0,2423 pada taraf signifikansi 0,05. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi kepercayaan diri siswa, semakin baik pula keterampilan bertanya mereka, dan sebaliknya. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan pengetahuan bidang bimbingan dan konseling, serta manfaat praktis bagi guru, guru BK, dan siswa dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui peningkatan kepercayaan diri dan keterampilan bertanya.
Copyrights © 2025