Ketahanan pangan menjadi tantangan yang signifikan, khususnya di wilayah pedesaan, di mana ibu rumah tangga (IRT) memegang peran penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan keluarga. Penerapan teknologi aquaponik berbasis mikrokontroler memungkinkan pemantauan kualitas air secara real-time secara lokal tanpa bergantung pada jaringan internet, sehingga produksi ikan dan sayuran dapat berjalan optimal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem smart aquaponik yang dapat memonitor pH dan kekeruhan air secara otomatis sekaligus mengevaluasi efektivitasnya bagi IRT di pedesaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan perancangan sistem, implementasi, dan pengujian fungsional. Populasi penelitian mencakup seluruh unit aquaponik yang dikelola IRT di lokasi studi, sedangkan sampel pengujian diambil secara purposif pada beberapa unit sebagai studi kasus. Instrumen pengumpulan data meliputi sensor pH dan kekeruhan yang terhubung dengan mikrokontroler, layar tampilan lokal, serta lembar observasi kinerja sistem. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan evaluasi fungsional sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem smart aquaponik yang dikembangkan mampu memonitor pH dan kekeruhan air secara real-time dengan akurasi tinggi melalui tampilan lokal, mempermudah IRT dalam pengelolaan aquaponik, dan secara efektif mendukung ketahanan pangan.
Copyrights © 2026