Rendahnya literasi kesehatan mental di tingkat komunitas menjadi salah satu faktor penghambat dalam upaya promotif dan preventif kesehatan jiwa. Kader kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat memiliki peran strategis dalam mengenali, memberikan edukasi, serta mengarahkan warga yang mengalami masalah psikologis. Namun, pada banyak komunitas, pemahaman kader mengenai kesehatan mental masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi psikoedukasi berbasis buku saku dalam meningkatkan literasi kesehatan mental pada kader kesehatan di RW 5 Kota Surabaya. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan one group pretest–posttest. Subjek terdiri dari 11 kader kesehatan. Instrumen yang digunakan adalah Mental Health Literacy Scale (MHLS). Intervensi diberikan dalam bentuk penyuluhan dan pendampingan penggunaan buku saku literasi kesehatan mental. Hasil menunjukkan bahwa seluruh kader pada tahap pre-test berada pada kategori rendah, sedangkan pada post-test terjadi peningkatan dengan variasi kategori dari di bawah rata-rata hingga tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi psikoedukasi berbasis buku saku efektif dalam meningkatkan pemahaman kader mengenai kesehatan mental. Program ini diharapkan dapat memperkuat peran kader sebagai agen promosi kesehatan jiwa di tingkat komunitas.
Copyrights © 2026