Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecenderungan gaya pengasuhan permisif dengan resiliensi remaja pada keluarga single parent. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya jumlah keluarga single parent akibat perceraian yang berdampak pada perkembangan psikologi remaja, khususnya dalam kemampuan beradaptasi terhadap permasalahan yang terjadi dalam hidupnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjek penelitian berjumlah 165 remaja dengan rentan usia 18 sampai dengan 24 tahun dan sedang tinggal bersama salah satu orang tua di wilayah Kabupaten Gresik Selatan, Jawa Timur. Instrumen yang digunakan meliputi skala resiliensi yang disusun berdasarkan aspek Reivich & Shatte (2014) dan skala gaya pengasuhan permisif berdasarkan aspek Baumrind (1971). Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik Korelasi Product Moment dengan bantuan program SPSS versi 27. Berdasarkan hasil uji yang dilakukan untuk skala gaya pengasuhan permisif dengan resiliensi diperoleh skor korelasi sebesar 0,317 dengan skor signifikansi p = 0,000 <0,05. Hal ini menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara gaya pengasuhan permisif dengan resiliensi remaja pada keluarga single parent.
Copyrights © 2026