Pertumbuhan kendaraan bermotor di Indonesia melebihi 136 juta unit pada 2020 meningkatkan risiko kecelakaan akibat kondisi ban yang tidak layak, seperti tekanan udara tidak sesuai dan keausan alur yang memengaruhi stabilitas pengereman. Penelitian ini menganalisis kelayakan teknis ban pada uji berkala di Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Datar. Metode deskriptif kuantitatif survei diterapkan pada 30 kendaraan barang roda empat melalui observasi, pengukuran langsung (kedalaman alur, tekanan udara, kondisi fisik, umur pakai), kuesioner (30 item), wawancara, dan dokumentasi; data dianalisis dengan statistik deskriptif persentase. Hasil menunjukkan 56,67% kendaraan tekanan ban tidak sesuai standar, 46,67% alur ban aus, dengan persepsi responden mayoritas tinggi (52%) terhadap pemeriksaan. Temuan ini menegaskan pengaruh kondisi ban terhadap performa rem dan keselamatan, berkontribusi pada pengembangan standar pengujian kendaraan serta rekomendasi edukasi bagi pemilik dan dinas perhubungan
Copyrights © 2026