Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program pendidikan karakter yang diterapkan di Indonesia serta membandingkan efektivitas pembelajaran konvensional dengan model Problem-Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar dan pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis kritis dan studi literatur, mengkaji dokumen kebijakan nasional, hasil penelitian terdahulu, jurnal ilmiah, serta laporan terkait implementasi pendidikan karakter di satuan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pendidikan karakter telah diintegrasikan dalam kurikulum, implementasinya masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan keteladanan pendidik dan rendahnya keterlibatan keluarga serta lingkungan masyarakat. Selain itu, penelitian ini juga membandingkan pembelajaran konvensional dengan PBL, yang menunjukkan bahwa PBL lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif, kemampuan berpikir kritis, kreatif, serta keterampilan kolaborasi dan literasi sains. Namun, implementasi PBL membutuhkan kesiapan guru, dukungan institusional, dan desain asesmen yang sesuai. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran abad ke-21 dan perlunya model pembelajaran yang lebih inovatif untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 di kalangan peserta didik
Copyrights © 2026