ABSTRAK Era globalisasi memberikan dampak signifikan terhadap pola pikir, perilaku, dan sistem nilai mahasiswa. Arus informasi yang sangat cepat melalui media digital seringkali mempengaruhi moralitas generasi muda, termasuk mahasiswa di lingkungan kampus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidik Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membangun ketahanan moral mahasiswa STAI Al-Gazali Bulukumba dalam menghadapi tantangan globalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidik PAI berperan dalam tiga fungsi utama yaitu: (1) sebagai pendidik dan pembimbing moral, (2) sebagai teladan, dan (3) sebagai fasilitator pembelajaran berbasis nilai Islami dan karakter. Strategi yang digunakan pendidik PAI meliputi penguatan akidah, internalisasi nilai keagamaan melalui pembelajaran, pembinaan spiritual, dan integrasi kurikulum berbasis karakter. Kendala yang ditemukan antara lain pengaruh budaya digital, kurangnya kontrol diri mahasiswa, dan minimnya lingkungan pendukung religius. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidik PAI memiliki peran strategis dalam memperkuat moralitas mahasiswa agar mampu menghadapi tantangan globalisasi dengan karakter Islami yang kuat. ABSTRACT Globalization has brought significant impact on the values, perspectives, and behavior of university students. Rapid access to information through digital platforms affects students’ moral attitudes and lifestyle choices. This research aims to examine the role of Islamic Education (PAI) lecturers in developing moral resilience among students at STAI Al-Gazali Bulukumba. This study applied a descriptive qualitative method through interviews, observation, and documentation. The findings indicate that Islamic education lecturers have three strategic roles: (1) as moral educators and mentors, (2) as role models in Islamic values and behavior, and (3) as facilitators in value-based and character-oriented learning. Strategies used include strengthening aqidah, internalizing Islamic values through curriculum integration, spiritual guidance, and character-based evaluation. The challenges faced include digital cultural influence, weak self-control among students, and limited religious supporting environments. This research concludes that Islamic education lecturers play a crucial role in strengthening the moral resilience of students to face globalization based on Islamic values and character development.
Copyrights © 2026