Penelitian in bertujuan untuk menganalisis kesetaraan gender dan faktor kesenjangan, menganalisis peran gender dalam pengambilan keputusan (decision making), dan membuat rencana aksi dalam saran kebijakan berdasar martiks Gender Analysis Pathway pengelolaan Hutan Kemasyarakatan yang responsif gender di KPH Tanah Laut. Pengumpulan data dilakukan di 3 KTH di Kabupaten Tanah Laut, yaitu KTH Gunung Birah kec Panyipatan, KTH Batu Kura kec Bajuin, dan Gapoktan Sumber Kahuripan kec Ujung Batu. Data primer diperoleh dari hasil wawancara semi terstruktur dengan menggunakan kuesioner kepada anggota KTH yang menjadi respoden sebanyak 59 orang. Selain itu, wawancara mendalam juga dilakukan terhadap Ketua masing-masing KTH. Hasil penelitian ini ditemukan kesenjangan gender yang terjadi di 3 KTH tersebut pada 4 faktor analisis kesenjangan yakni faktor akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat. Tidak diikutsertakannya perempuan dalam kepengurusan merupakan permasalahan pada faktor akses. Selain keterwakilan yang rendah, perempuan juga tidak memiliki kontrol yang signifikan, yang menyebabkan program pengelolaan Hutan Kemasyarakatan menjadi kurang peka terhadap gender. Ini menunjukkan bahwa rendahnya akses dan partisipasi dari kelompok perempuan akan berdampak pada kontrol dan manfaat yang diperoleh dari kegiatan pengelolaan Hutan Kemasyarakatan tersebut. Rata-rata persentase laki-laki dalam pengambilan keputusan adalah 33,65%, perempuan 26,1%, dan seimbang 40,25%.
Copyrights © 2025